• Jelajahi

    Copyright © CENDEKIA NEWS POST
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pulihkan Semangat Anak Pascabanjir, Mahasiswa KKN Tematik UNUSU Gelar Trauma Healing di Huntara

    , Juli 25, 2026 WIB
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Ketua BEM UNUSU, Dwi Latifah Hanum
    bersama Kelompok 7 KKN UNUSU


    ACEH TAMIANG – Komitmen Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara (UNUSU) dalam menghadirkan pengabdian nyata kepada masyarakat kembali dibuktikan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik. Kali ini, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNUSU, Dwi Latifah Hanum, bersama Kelompok 7 KKN Tematik UNUSU menggelar kegiatan Trauma Healing bagi puluhan anak yang tinggal di hunian sementara (Huntara) di Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.


    Kegiatan tersebut dikemas secara kreatif melalui berbagai perlombaan edukatif, permainan kelompok, hiburan interaktif, hingga pemberian hadiah yang berhasil menghadirkan tawa dan semangat baru bagi anak-anak yang sebelumnya mengalami dampak psikologis akibat bencana banjir besar yang melanda wilayah tersebut.


    Bagi mahasiswa UNUSU, KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi momentum untuk menghadirkan harapan di tengah masyarakat yang sedang bangkit dari keterpurukan.


    Ketua BEM UNUSU, Dwi Latifah Hanum, mengatakan bahwa program trauma healing merupakan salah satu program kerja utama Kelompok 7 KKN Tematik yang dirancang khusus untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak pascabencana.


    "Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan mengalami trauma setelah bencana. Melalui permainan, perlombaan, dan kegiatan yang menyenangkan, kami ingin menghadirkan kembali senyum mereka, mengurangi rasa takut, serta menumbuhkan semangat agar mereka kembali ceria menjalani hari-hari," ujarnya.

     

    Menurutnya, proses pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga harus memperhatikan kesehatan mental masyarakat, terutama anak-anak yang masih berada pada masa tumbuh kembang.


    Selama kegiatan berlangsung, suasana yang semula dipenuhi rasa canggung perlahan berubah menjadi penuh tawa. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap permainan, bernyanyi bersama, serta berinteraksi hangat dengan mahasiswa UNUSU yang menjadi pendamping dalam setiap aktivitas.


    Momen kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa perhatian, kepedulian, dan kasih sayang mampu menjadi "obat" sederhana namun sangat berarti bagi anak-anak yang pernah mengalami pengalaman traumatis akibat bencana alam.


    Program ini juga menjadi wujud implementasi nilai-nilai kemanusiaan yang terus ditanamkan oleh UNUSU kepada seluruh mahasiswanya, yakni menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki empati, kepedulian sosial, serta mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat.


    Melalui program KKN Tematik, mahasiswa UNUSU didorong untuk menjadi agen perubahan yang hadir langsung di tengah masyarakat, memahami persoalan sosial, kemudian berkontribusi melalui berbagai program pemberdayaan yang memberikan manfaat berkelanjutan.


    Kehadiran mahasiswa UNUSU di Kampung Durian pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Orang tua dan warga mengapresiasi kegiatan yang dinilai mampu mengembalikan semangat anak-anak setelah melewati masa-masa sulit akibat banjir.


    Program trauma healing ini menjadi salah satu bukti bahwa mahasiswa bukan hanya belajar untuk meraih gelar, tetapi juga belajar menjadi insan yang mampu menghadirkan harapan dan energi positif bagi lingkungan sekitarnya.


    Dengan semangat "Mengabdi dengan Hati, Berkarya untuk Negeri", Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara terus menunjukkan eksistensinya sebagai kampus yang tidak hanya mencetak lulusan berkualitas, tetapi juga membentuk generasi muda yang peduli, humanis, inovatif, dan siap menjadi pemimpin masa depan.


    Redaksi


    UNUSU percaya bahwa pendidikan terbaik tidak hanya lahir dari ruang kuliah, tetapi juga dari keberanian mahasiswa untuk hadir di tengah masyarakat, mendengar, peduli, dan menjadi bagian dari solusi. Melalui KKN Tematik, UNUSU membuktikan bahwa ilmu pengetahuan dan nilai kemanusiaan berjalan beriringan demi mewujudkan Indonesia yang lebih tangguh dan berdaya.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Mahasiswa

    +